Percaya akan jodoh adalah salah satu cara mempercayai TUHAN itu maha segala galanya -dayupratama
Jodoh adalah rasahasia Tuhan tapi jodohmu pasti sesuai dengan apa yang
kamu minta. Teruslah percaya pada jodoh yang telah Tuhan tetapkan
untukmu, jangan memaksakan yang bukan jodohmu dan jangan meragui apa yang telah menjadi ketetapan Tuhanmu.
Zaman sma adalah zaman dimana pencarian jati diri bahkan lebih nya sebagai pencarian kecocokan antara dua insan. saya pernah jatuh cinta dan pada akhirnya mulai pacaran dengan teman sekelas saya pada masa saya masih di smk. percaya atau tidak saya sangatlah yakin bahawa dia adalah wanita terbaik yang mungkin akan tuhan jadikan dia pendamping untuk akhirnya berlebel jodoh. lulus sekolah disertai konflik ini itu saya akhirnya berpisah dengan wanita yang saya terus ucap dalam doa setelah ayah ibu keluarga saya.
tapi sampai sekarang entah kenapa mungkin efek gagal moveon atau apa saya tetap yakin bahwa dia masih jodoh saya.
bisa jadi karena saya mungkin tidak terlalu ikhlas pada perpisahan kita . btw kita akhirnya berpisah karena ada nya potensi laki laki lain dan memeng harus berpisah pada saat itu.
ya masih pada pendirian saya masih saja yakin pada dia , karena saya selalu tau setiap apa yang di usahakan tidak akan pernah berhianat .jodoh gak akan tertukar hanya saja mungkin yangkita yakini itu emang bukan jodoh kita , namun beda halnya dengan wanita ini
Yang saat ini sangat menyakiti dirimu, yang sekarang ini terpaksa kamu lepaskan jika memang sudah menjadi jodohmu pasti akan kembali padamu. Bersabarlah pada keadaan yang kadang memaksamu berpikir bahwa Tuhan tidak adil padamu, biarlah waktu yang memperlihatkan bahwa Tuhan mengabulkan doa-doamu, sebab Tuhan tidak mungkin menjawabmu langsung ketika kamu meminta.
Tidak mungkin Tuhan ingkar, karena Tuhan maha menepati janji. Jadi, seandainya jodoh itu tak kunjung datang juga, mungkin saja ada yang salah dengan diri kita.
kamu minta. Teruslah percaya pada jodoh yang telah Tuhan tetapkan
untukmu, jangan memaksakan yang bukan jodohmu dan jangan meragui apa yang telah menjadi ketetapan Tuhanmu.
Zaman sma adalah zaman dimana pencarian jati diri bahkan lebih nya sebagai pencarian kecocokan antara dua insan. saya pernah jatuh cinta dan pada akhirnya mulai pacaran dengan teman sekelas saya pada masa saya masih di smk. percaya atau tidak saya sangatlah yakin bahawa dia adalah wanita terbaik yang mungkin akan tuhan jadikan dia pendamping untuk akhirnya berlebel jodoh. lulus sekolah disertai konflik ini itu saya akhirnya berpisah dengan wanita yang saya terus ucap dalam doa setelah ayah ibu keluarga saya.
tapi sampai sekarang entah kenapa mungkin efek gagal moveon atau apa saya tetap yakin bahwa dia masih jodoh saya.
bisa jadi karena saya mungkin tidak terlalu ikhlas pada perpisahan kita . btw kita akhirnya berpisah karena ada nya potensi laki laki lain dan memeng harus berpisah pada saat itu.
ya masih pada pendirian saya masih saja yakin pada dia , karena saya selalu tau setiap apa yang di usahakan tidak akan pernah berhianat .jodoh gak akan tertukar hanya saja mungkin yangkita yakini itu emang bukan jodoh kita , namun beda halnya dengan wanita ini
Yang saat ini sangat menyakiti dirimu, yang sekarang ini terpaksa kamu lepaskan jika memang sudah menjadi jodohmu pasti akan kembali padamu. Bersabarlah pada keadaan yang kadang memaksamu berpikir bahwa Tuhan tidak adil padamu, biarlah waktu yang memperlihatkan bahwa Tuhan mengabulkan doa-doamu, sebab Tuhan tidak mungkin menjawabmu langsung ketika kamu meminta.
menurut saya : meragui akan jodoh itu sama dengan mencurigai bahakan mengukur tingkat zat TuhanBelakangan ini, saya lebih melihat jodoh sebagai pertemuan antara kehendak Tuhan (yang kita yakini menurut agama masing-masing) dan selera manusia. Tiap agama saya rasa mengajarkan kehendak Tuhan termasuk dalam hal pemilihan pasangan hidup. Nah, apa yang ideal menurut ajaran agama ini kita yakini sebagai kehendak Tuhan. Ini adalah satu sisi. Sisi lain adalah selera manusia. Selera manusia ini terbentuk karena banyak hal. Nah, titik temu antara kehendak Tuhan dan selera manusia adalah jodoh.
Tidak mungkin Tuhan ingkar, karena Tuhan maha menepati janji. Jadi, seandainya jodoh itu tak kunjung datang juga, mungkin saja ada yang salah dengan diri kita.
Dari pada pusing untuk datang ke biro jodoh atau
mencari dan mengejar jodoh melalui ramalan bahkan paranormal, lebih
baik menunggu sembari berdoa agar diberikan jodoh yang terbaik oleh Tuhan.